Fimela.com, Jakarta Hubungan erat dengan kerabat dekat memiliki makna tersendiri bagi beberapa orang. Keluarga atau sahabat dekat seringkali menjadi pilar kekuatan dan sumber dukungan dalam menjalani hidup. Kedekatan yang terjalin melalui berbagai pengalaman bersama, seperti permulaan suatu hal baru dalam hidup. Namun, bagaimana jika salah satu anggota keluarga atau sahabat kita harus berjuang melawan penyakit serius seperti kanker?
Penyakit seperti kanker adalah penyakit yang cukup sering didengar. Ketika kerabat dekat kita didiagnosis mengidap kanker, tentu saja ini menjadi kabar yang serius bagi kita. Bahkan mungkin merasa bingung dan tidak tahu bagaimana harus bersikap. Khawatir menghadapinya dengan perkataan atau tindakan yang justru akan membuatnya merasa tersinggung.
Perasaan khawatir saat menghadapi keluarga atau sahabat yang sedang berjuang melawan kanker adalah hal yang wajar. Namun, penting sekali bagi kita untuk mengingat bahwa dukungan kita memiliki dampak besar dan sangat berarti bagi mereka. Jadi, bagimanakah bentuk dukungan untuk kerabat dekat yang menjadi pejuang kanker?
Advertisement
Advertisement
Memahami Kondisi dan Situasi
1. Memahami penyakit
Saat mendapati kabar bahwa kerabat dekatmu mederita kanker, sebelum menghadapinya dengan cara yang salah, pastikan kamu mencari tahu tentang penyakit yang diderita. Jika kerabatmu menderita kanker, cobalah untuk mencari tahu lebih dalam seperti apa penyakitnya, penyebabnya, hingga cara menanganinya. Pastikan kamu mengambil dan memilah sumber yang valid dan terpercaya, atau ikut berkonsultasi dengan dokter. Dengan memahaminya, kamu bisa mencoba untuk lebih tenang menghadapinya, dan tidak menyebarkan perasaan negatif kepada penderita kanker. Bahkan,
2. Hindari memberikan emosi negatif
Kanker seringkali dikaitkan dengan kondisi stres yang berkepanjangan. Ketika kerabatmu menderita kanker, hindari menebarkan emosi negatif di dekatnya. Dengan upaya ketenangan dalam dirimu, kamu bisa memberikan dukungan positif kepadanya untuk membantunya mengalihkan fokus. Mungkin kamu perlu menghindari kekhawatiran dan kesedihan di depannya. Perhatikan caramu mendukungnya, pastikan kamu memperhatikan situasi yang tepat dalam memberikan dukungan itu. Bantu dirinya mengembalikan semangatnya dalam berbagai hal.
Dukungan Terdekat
3. Berjuang bersama
Untuk membantu mempertahankan semangatnya, cobalah menjadi teman seperjuangan dalam menjaga kesehatan bersamanya. Tentu, dalam kondisi ini secara tidak sadar kamu juga akan lebih menghargai waktu yang kamu memiliki untuk menjaga kesehatan.Dengan persetujuannya, cobalah untuk sama-sama berjuang dan saling memperingati menjaga pola hidup sehat dengan cara yang menyenangkan. Perbanyak rencana-rencana kegiatan yang menyenangkan bersamanya untuk mengalihkan pikirannya menjadi lebih positif.
Melansir dari cancer.org, penelitian telah menemukan bahwa penderita kanker yang memiliki dukungan emosional yang kuat cenderung menyesuaikan diri lebih baik terhadap perubahan yang ditimbulkan oleh kanker, memiliki pandangan yang lebih positif, dan sering melaporkan kualitas hidup yang lebih baik.
Meski dengan banyaknya pengalihan fokus, terimalah bahwa ini memang berat baginya. Bantu ia menerima emosinya ketika berat baginya untuk menjadi pejuang kanker. Sebagai pendukungnya, kamu tidak perlu menyampaikan bahwa kamu bisa merasakan apa yang dilaluinya. Cukup dengan dukungan yang selalu mengelilinginya.
Penulis: Nadya Aufia
#Unlocking the Limitless