Sukses

Parenting

3 Cara Jitu Menghadapi Anak yang Sedang Sedih

Fimela.com, Jakarta Kita mungkin sudah paham bahwa setiap anak memang belum bisa sepenuhnya mengontrol emosi. Fase pengenalan perasaan sedih, senang, marah dan lainnya memang tidak mudah untuk dilalui anak-anak. Bahkan, tangisan anak-anak dan cara mereka mengekspresikan emosinya terkadang memang membuat kita emosi. 

Namun, sebenarnya sama seperti orang dewasa, anak-anak mengalami perasaan sedih yang sama seperti kita rasakan. Nah, fase pengenalan emosi inilah yang membuat anak-anak kesulitan mengontrol perasaan, salah satunya saat merasakan kesedihan. 

Pengenalan emosi kepada anak merupakan salah satu proses berkembang anak yang sangat penting. Memiliki pengaruh besar saat anak bertumbuh dewasa. Ini juga yang membuat orang tua diharuskan memahami cara-cara jitu menghadapi emosi anak, seperti saat anak merasa sedih.

Mengenal Perasaan Anak

 

Anak-anak dan lingkungan pertumbuhannya yang berbeda tentu memiliki cara berproses yang berbeda dan tidak bisa disamakan. Dilansir dari kidsmentalhealthfoundation.org, kesedihan pada anak memang sangat variatif. Bahkan bisa bergantung pada usia dan juga kepribadian.

Umumnya, saat pengenalan emosi, anak-anak yang merasakan kesedihan lebih sering menunjukkan dengan lebih sering menangis, pola makan atau tidur berubah, serta didukung dengan perilaku yang lebih agresif. Kemudian, seiring bertumbuh remaja mereka mulai memiliki perubahan suasana hati atau mungkin saja menghindar dari orang-orang terdekat. Lantas, bagaimana sebaiknya orang tua berusaha menghadapi anak yang sedang sedih?

1. Orang Tua Menjaga Ketenangan Diri

Secara psikologis, ketenangan merupakan salah satu kunci dalam menghadapi berbagai tantangan. Menjaga ketenangan pada dasarnya memang sangat sulit, terutama bagi para orang tua yang menghadapi fase perkenalan emosi pada anak. Ketika anak sedang sedih, penting sekali bagi orang tua untuk tetap tenang dan tidak panik. Karena, emosi yang dirasakan orang tua, terutama para Ibu memiliki koneksi yang kuat dengan anak sehingga juga bisa mempengaruhi emosi anak. Cobalah untuk menarik nafas dan beusaha memahami kesedihan anak dengan suasana yang tenang dan mendukung.

Hadapi dengan Ketenangan

 

1. Memberikan Validasi Perasaan Sedih Anak

Saat sedang berusaha memahami kesedihan, sebagian anak yang belum terbiasa tervalidasi akan merasa kebingungan untuk mengenal emosi atau perasaan sedih ini. Disinilah peran orang tua menjadi kekuatan bagi anak. Salah satu cara terbaik untuk membantu anak yang sedang sedih adalah dengan memberikan validasi akan perasaannya. Biarkan anak tahu bahwa perasaan sedih adalah hal yang normal dan wajar. 

2. Bantu Anak Menyampaikan Perasaan

Setelah anak-anak memahami perasaan sedih adalah hal yang wajar, ajaklah anak-anak untuk membiasakan diri berbicara tentang perasaan yang mereka miliki. Kebiasaan untuk berbincang mengenai emosi akan membantu mereka terbuka dengan masalah yang dimiliki dan bisa saling membantu untuk menghadapi masalah atau mencari solusi bersama.

Cobalah untuk selalu menanyakan perasaanya, ajak mereka untuk mencari tahu apa saja yang telah dilewati dan apa saja yang membuatnya sedih. Mendidik anak setiap era nya pasti berbeda, cobalah perlahan memahami apa yang dihadapi anak pada era yang dijalaninya. 

Cara-cara ini mungkin tidak selalu berjalan dengan baik, namun bisa menjadi upaya bagi orang tua maupun bagi anak. Membiasakan anak mengenal emosinya dengan terbuka akan membantu hubungan baik hingga kedepannya. Yuk, ajak anak-anak mengenal emosi yang dimiliki termasuk rasa sedih.

Penulis: Nadya Aufia

#Unlocking the Limitless

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading