Sukses

Info

3 Strategi Utama Hadapi Tantangan di Dunia Industri

Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, industri elektronik nasional saat ini masih menghadapi berbagai tantangan. Meskipun masih terus berekspansi, industri elektronik nasional masih juga menunjukkan perlambatan. Seperti yang kita ketahui, si sisi lain, pasar elektronik tetap memiliki potensi pertumbuhan. Berdasarkan riset Growth from Knowledge (GfK), sektor ini bahkan mencatat kenaikan sebesar 2% pada tahun 2024. Peluang inilah yang juga menjadi dasar untuk industri terus berinovasi. 

Director Commercial Polytron, Tekno Wibowo menyatakan bahwa tantangan ini justru menjadi pendorong bagi perusahaan untuk terus berkembang. “Meski industri elektronik menghadapi persaingan yang ketat, Polytron tetap optimis. Kami percaya bahwa produk kami dapat terus mampu bersaing jika didukung inovasi yang tepat, kualitas tinggi, dan strategi memperluas jangkauan distribusi. Inilah komitmen kami sebagai perusahaan elektronik asal Indonesia yang sudah berdiri selama lima dekade,” ungkap Tekno.

Memasuki usia ke-50 pada bulan September, Polytron berkomitmen untuk terus memimpin inovasi di industri elektronik nasional. Dengan misi untuk meningkatkan pengalaman konsumen melalui teknologi, servis, dan produk, Polytron memperkuat posisinya melalui tiga strategi bisnis utama yaitu menghadirkan produk berkualitas tinggi dan diversifikasi produk, berkomitmen terhadap inovasi, serta memperluas jangkauan distribusi.

What's On Fimela

Memahami Strategi Utama Dunia Industri

1. Kualitas dan Keberagaman Produk

Bergesernya kebutuhan konsumen bisa menjadi dorongan produk yang juga membawa warna baru. Kebutuhan masyarakat yang sebelumnya lebih tinggi, kini semakin berkurang dan menginginkan produk yang lebih terjangkau harganya. Polytron yang terus menyesuaikan hingga perjalanan tahun ke-50 nya, memiliki strategi diversifikasi produk yang kuat.

Fokus pada kualitas dan keberagaman produk yang menjadi prioritas, dengan menghadirkan beragam kategori seperti Home Appliances, Audio-Video, hingga kendaraan listrik (EV). Setiap produk dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat modern dan mempermudah kehidupan keluarga Indonesia. Kondisi ini menjadikan Polytron sebagai satu-satunya perusahaan elektronik asal Indonesia yang memiliki kategori produk kendaraan listrik.

2. Komitmen untuk Berinovasi

Tak hanya itu, dengan berbagai tantangan dunia ekonomi yang mungkin belum stabil, komitmen untuk terus berinovasi adalah kunci penting untuk mendukung diversifikasi produk. Komitmen terhadap inovasi yang telah menjadi landasan keberhasilan Polytron selama hampir lima dekade. Dengan seluruh tim riset dan pengembangan, yang juga dilakukan sepenuhnya di Indonesia oleh lebih dari 669 karyawan. Pendekatan yang satu ini memastikan setiap produk tidak hanya memiliki kualitas dan inovasi, tetapi juga relevan dengan kebutuhan keluarga Indonesia.

 

 

 

 

Ketepatan Distribusi

3. Distribusi yang Tepat

Tidak hanya fokus pada produk, pertimbangan yang satu ini juga merupakan kunci yang mendukung seluruh upaya dalam industri. Memperluas jangkauan distribusi untuk memastikan produk dapat diakses oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

Polytron sendiri, memperluas jangkauan produk dengan jaringan distribusi yang mencakup 793 direct-channel, 1.000 lebih sub-dealer, dan 61 pusat layanan di 14 provinsi, Polytron menunjukkan keinginannya utnuk semakin dekat dengan konsumennya. Selain itu, Polytron juga memastikan layanan purna jual terbaik dengan pusat layanan pelanggan yang siap melayani konsumen di berbagai wilayah.

Dengan manufacturing yang tepat, juga disusul distribusi, Director Commercial Polytron, Tekno Wibowo juga menyampaikan bahwa dengan visi dan misi yang mengutamakan rumah Indonesia, Polytron tidak terlalu bergantung dengan kebutuhan global yang belum tentu sesuai.

Penulis: Nadya Aufia#Unlocking the Limitless

Selanjutnya: Memahami Strategi Utama Dunia Industri

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading