Fimela.com, Jakarta Pada masa pertumbuhan, setiap bayi atau anak memiliki tahapan tertentu dalam mengonsumsi makanan atau kebutuhannya. Salah satu tahap yang sudah tidak asing bagi para Ibu, MPASI atau Makanan Pendamping Air Susu Ibu, adalah salah satu tahap penting dalam pertumbuhan anak.
Dilansir dari mayoclinic.org, menurut setelah usia bayi memasuki 6 bulan, bayi mulai membutuhkan nutrisi yang semakin meningkat untuk membersamai konsumsi ASI. MPASI menjadi sumber nutrisi tambahan yang tentunya akan memberi dorongan untuk pertumbuhan fisik dan kognitif bayi.
Moms, MPASI memang tidak hanya memberikan nutrisi, tetapi juga melatih bayi untuk mengenal berbagai rasa, tekstur, dan cara makan yang baru. Memahami tahapan pemberian MPASI sangat penting bagi para orang tua. Simak pembahasan berikut sebelum mengenalkan anak kepada makanan saat MPASI.
Advertisement
Advertisement
Tahap Permulaan Mengenalkan Makan Bayi
1. Penyesuaian Jenis Makanan
Moms mungkin sudah mengenal bahwa tidak ada satu jenis makanan tertentu sebagai pilihan utama. Melansir dari mayoclinic.org, sebelum kita mulai mengenalkan makanan, pastikan kita meneysuaikan jenis makanan yang akan menemani tahap MPASI anak. Setelah umur enam bulan, Moms bisa memilih biji-bijian yang difortifikasi atau daging cincang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi balita dan daging yang kaya akan besi dan zink.
Moms bisa menambah sayuran dan buah-buahan cincang. Buncis dan sayuran hijau gelap mengandung besi, sedangkan vitamen C banyak buah-buahan dan sayuran membantu absorbsi besi. Menurut penelitian, anak-anak yang dibiasakan mengonsumsi sayuran dan makanan bergizi awal kemungkinan besar akan terbiasa di masa kanak-kanak nanti. Paling penting, Hindari menggunakan garam tambahan maupun gula dalam makanan bayi.
2. Pengenalan Makan
Saat memulai MPASI, pastikan Moms mulai dengan menggunakan sendok kecil hingga sesuai masuk ke dalam mulut bayi. Bayi memang akan terlihat menolak, namun itu karena masa pengenalannya dimulai. Tunggulah sampai bayi membuka mulut.
Hindari memaksakan makanan masuk. Jika bayi sering menggunakan lidah untuk menjauhkan sendok, ini bisa jadi salah satu indikasi bahwa bayi belum siap makan padat. Pada tahap tertentu, bayi akan mencoba menempatkan jari ke mulut untuk membantu menelan makanan.
Tahap Mengenal Tekstur Makanan
Moms, setiap bayi akan bereaksi terhadap rasa dan tekstur makanan di mulut mereka yang baru mereka rasakan. Meskipun kamu tidak harus mengikuti urutan grup-particular makanan, cobalah untuk memperkenalkan variasi rasa-teksur secara bertahap.
Puree Halus
Pahamilah, pada usia awal MPASI, bayi akan lebih mudah mencerna makanan yang bertekstur sangat halus seperti bubur. Moms bisa mencampurkan makanan dengan ASI atau susu formula untuk membuat bubur yang encer. Meskipun encer, hindari memberikan bubur ini menggunakan botol. Biarkan bayi belajar mengunyah dan menelan dengan sendok.
Puree Lebih Tebal
Setelah terbiasa dengan puree encer, Moms bisa mulai meningkatkan kekentalannya secara bertahap. Tahapan ini akan membantu bayi melatih otot mulut dan mempersiapkannya untuk makanan yang bertekstur lebih kasar.
Finger Food
Menjelang usia 9 bulan, bayi biasanya sudah siap untuk mencoba finger food. Cobalah untuk memotong-potong kecil buah-buahan lunak, sayuran matang, atau roti yang lembut. Finger food bisa membantu si kecil terbiasa untuk terus mengembangkan keterampilan motorik halus dan belajar makan mandiri secara tidak langsung. Selamat mencoba!
Penulis: Nadya Aufia#Unlocking the Limitless