Fimela.com, Jakarta Ramadhan telah tiba, dan umat Islam di Jakarta serta seluruh Indonesia bersiap menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan adalah waktu sahur, yang ditandai dengan jadwal imsak dan masuknya waktu Subuh. Mengingat perbedaan waktu di berbagai wilayah, mengetahui jadwal yang tepat sangat penting agar ibadah puasa dapat berlangsung dengan lancar dan tanpa keraguan.
Dalam ajaran Islam, waktu sahur berakhir ketika fajar mulai terbit, yang menandai masuknya waktu Subuh. Banyak yang bertanya-tanya, apakah imsak berarti harus berhenti makan? Beberapa jadwal imsakiyah menunjukkan waktu imsak sekitar 10-15 menit sebelum adzan Subuh, namun berdasarkan hadis, batas akhir sahur yang dianjurkan adalah mendekati waktu Subuh.
Agar umat Islam di Jakarta dapat menjalankan ibadah puasa dengan tepat, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama telah merilis jadwal imsak dan Subuh resmi. Berikut informasi lengkap mengenai batas waktu sahur, imsak, dan jadwal Subuh selama Ramadhan 1446 H di Jakarta.
Advertisement
Raya Kohandi: Doa Di Waktu Sahur
Advertisement
Apa Itu Imsak dan Kapan Waktu Sahur Berakhir?
Istilah "imsak" sering digunakan untuk menandai waktu berhenti makan sebelum adzan Subuh. Dalam praktiknya, banyak kalender puasa menambahkan waktu imsak sekitar 10-15 menit sebelum masuk waktu Subuh, sebagai pengingat agar umat Islam bersiap untuk mengakhiri sahurnya. Namun, apakah ini aturan yang baku dalam Islam?
Menurut fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz, tidak ada dalil yang secara khusus menetapkan imsak harus 15 menit sebelum Subuh. Beliau menjelaskan bahwa yang sesuai dengan dalil Al-Qur'an dan As-Sunnah adalah imsak (menahan diri dari makan dan minum) dimulai sejak terbitnya fajar (masuk waktu Subuh). Ini didasarkan pada firman Allah dalam QS. Al-Baqarah: 187, yang memperbolehkan makan dan minum hingga fajar terbit.
"Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar." (QS. Al Baqarah: 187)
Jadwal Imsak dan Subuh Jakarta Selama 30 Hari Ramadhan 1446 H
Agar lebih jelas, berikut adalah jadwal imsak dan Subuh untuk wilayah Jakarta selama Ramadhan 1446 H berdasarkan data dari Kementerian Agama:
- 1 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 2 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 3 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 4 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 5 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 6 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 7 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 8 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 9 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 10 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 11 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 12 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 13 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 14 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 15 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 16 Maret 2025: Imsak 04:33 WIB, Subuh 04:43 WIB
- 17 Maret 2025: Imsak 04:32 WIB, Subuh 04:42 WIB
- 18 Maret 2025: Imsak 04:32 WIB, Subuh 04:42 WIB
- 19 Maret 2025: Imsak 04:32 WIB, Subuh 04:42 WIB
- 20 Maret 2025: Imsak 04:32 WIB, Subuh 04:42 WIB
- 21 Maret 2025: Imsak 04:32 WIB, Subuh 04:42 WIB
- 22 Maret 2025: Imsak 04:32 WIB, Subuh 04:42 WIB
- 23 Maret 2025: Imsak 04:32 WIB, Subuh 04:42 WIB
- 24 Maret 2025: Imsak 04:32 WIB, Subuh 04:42 WIB
- 25 Maret 2025: Imsak 04:32 WIB, Subuh 04:42 WIB
- 26 Maret 2025: Imsak 04:31 WIB, Subuh 04:41 WIB
- 27 Maret 2025: Imsak 04:31 WIB, Subuh 04:41 WIB
- 28 Maret 2025: Imsak 04:31 WIB, Subuh 04:41 WIB
- 29 Maret 2025: Imsak 04:31 WIB, Subuh 04:41 WIB
- 30 Maret 2025: Imsak 04:31 WIB, Subuh 04:41 WIB
Dari tabel di atas, terlihat bahwa waktu imsak dan Subuh di Jakarta mengalami sedikit perubahan sepanjang bulan Ramadhan. Waktu imsak secara umum berkisar antara pukul 04:31 hingga 04:33, sedangkan waktu Subuh sekitar pukul 04:41 hingga 04:43.
Advertisement
Bagaimana Cara Menentukan Akhir Waktu Sahur?
Menentukan kapan waktu sahur berakhir bisa dilakukan dengan beberapa cara yang menarik. Salah satu metode yang paling umum adalah dengan mengecek jadwal shalat Subuh. Ketika adzan Subuh berkumandang, itu menjadi penanda bahwa waktu sahur telah usai. Metode lain yang sering digunakan adalah dengan mengamati langit; ketika cahaya fajar mulai tampak, itu menandakan dimulainya waktu berpuasa.
Dalam salah satu hadits, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW mengakhirkan sahur hingga menjelang Subuh, dengan jeda waktu yang cukup untuk membaca sekitar 50 ayat Al-Qur'an. Ini menunjukkan bahwa sunnahnya adalah menyelesaikan sahur tidak terlalu dini dan tidak terlalu mendekati waktu Subuh.
Untuk memudahkan, umat Islam dapat menggunakan alarm atau aplikasi pengingat adzan agar tidak melewatkan waktu sahur. Selain itu, disarankan untuk menyisakan beberapa menit sebelum Subuh agar tubuh memiliki waktu untuk beradaptasi sebelum memulai puasa.
Manfaat Sahur dan Sunnah dalam Makan Sahur
Sahur tidak hanya menjadi bagian dari persiapan puasa, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan dan keberkahan. Dari Anas bin Malik, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً
"Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan." (Muttafaqun 'alaih).
Beberapa manfaat sahur antara lain:
- Menjaga energi sepanjang hari, terutama saat puasa dilakukan dalam durasi panjang.
- Mencegah dehidrasi, karena tubuh mendapatkan cairan sebelum berpuasa.
- Menghindari sakit kepala atau lemas akibat kurangnya asupan nutrisi sebelum puasa.
- Memudahkan ibadah, karena tubuh tetap bertenaga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain itu, ada beberapa sunnah dalam sahur, seperti mengakhirkan sahur mendekati Subuh, mengonsumsi makanan bergizi, dan membaca doa sebelum dan sesudah makan.
Advertisement
People Also Ask (FAQ)
Q: Kapan batas terakhir sahur?
A: Batas terakhir sahur adalah sebelum masuk waktu Subuh, yang di Jakarta berkisar antara pukul 04:41-04:43.
Q: Apakah harus berhenti makan saat imsak?
A: Tidak, menurut hadis, seseorang masih boleh makan hingga adzan Subuh berkumandang.
Q: Apakah sahur harus tepat sebelum Subuh?
A: Disunnahkan untuk mengakhirkan sahur, tetapi tidak sampai terlalu mepet dengan waktu Subuh agar lebih siap menjalani puasa.
Q: Bagaimana jika tertidur dan tidak sempat sahur?
A: Puasa tetap sah meskipun tidak sahur, namun disarankan untuk tetap sahur agar tubuh lebih kuat.