Sukses

Beauty

Fimela VIP: Cerita dr. Ayu Widyaningrum Mengejar Impian Menjadi Dokter Estetika hingga Kini Memboyong Banyak Penghargaan

Fimela.com, Jakarta Mengejar cita-cita bukanlah yang mudah namun harus tetap diperjuangkan. Keadaan ekonomi pun bukan menjadi suatu penghalang untuk kita mencapai keinginan agar memiliki kualitas hidup yang baik.

Hal tersebut pun dibuktikan oleh dr. Ayu Widyaningrum yang kini aktif sebagai Dokter Aesthetic di Kalimantan Selatan, Banjarmasin dan pemilik klinik kecantikan Widya Esthetic. Secara eksklusif, dr. Widya-sapaanya pun menceritakan bagaimana ia mengejar cita-cita menjadi seorang dokter dan tertarik terjun ke dunia kecantikan.

"Saya itu memang terlahir dari keluarga yang kurang mampu sebenarnya, pada dasarnya ibu saya tidak lulus sd, ayah saya tidak lulus SMP. Tetapi hal itu tidak mengecilkan semangat saya menjadi seorang dokter karena cita-cita saya di awal memang ingin jadi dokter," ujar dr. Widya kepada Fimela pada Program Fimela VIP.

Akhirnya berkat perjuangannya, dr. Widya pun bersekolah di sekolah ke dokter hingga mengambil spesialis di bidang aesthetic. Alasan memilih bidang tersebut dipilih karena dirinya ingin lebih dekat keluarganya, terutama memiliki quality time bersama suami dan anak-anaknya.

"Awalnya itu tidak beringin menjadi dokter aesthetic ya, lebih pengennya ke dokter yang skill kaya misalnya obgyn, atau anestesi. Namun karena saya memiliki keluarga dan anak, menurut saya waktu saya gak boleh dibuang di pekerjaan. Saya mempunyai keluarga, tentu saja seorang perempuan, ibu dan istri, saya tetap harus prioritaskan keluarga saya," katanya.

dr. Widya mengatakan memiliki prinsip bagaimanapun suksesnya seorang wanita karir, itu bukan dilihat dari finansialnya, tapi suksesnya dari seorang wanita adalah dia menjadi seorang ibu, seorang istri, dan mempunyai keluarga harmonis.

Terus Berinovasi Jadi Kunci dr. Ayu Widyaningrum Dikenal

Tak hanya mengenyam pendidikan di bangku kuliahan saja, dr. Ayu Widyaningrum juga rutin mengikuti berbagai seminar kecantikan di berbagai dunia. Tentu, tujuannya untuk selalu mengembangkan inovasi dan skillnya.

"Seminar itu saya harus lebih aktif mencari. Mana yang memang kurikulum atau pelajarannya itu saya pengen, saya penasaran, nah itu. Karena menurut saya, saya sudah tidak lagi mengikuti kelas kayak botox filler karena anatomi pasti sama ya teknik ya sama-sama saja. Namun saya lebih mencari yang aman buat pasien-pasien terutama pasien yang memiliki penyakit namun tetap ia tampil menawan," ungkapnya.

Ia mengatakan klinik kecantikannya yang di bangunnya bahkan sudah menggunakan perawatan teknik mesotherapy menggunakan dermapen sejak 2014. Perawatan ini untuk perawatan wajah khususnya acne.

"Jaman dulu di 2014, itu tidak ada teknik mesotherapy pake dermapen tapi saya sudah pakai itu. Karena saya belajar bahwa kalau teknik mesotherapy yang manual dengan tangan dokter, biasanya ga rata kedalamannya, tapi kalau mesin dia lebih rata. Jadi pasien pertama saya adalah dia kasusnya acne, dan hasilnya bagus kemudian merambah ke melasma, hasilnya bagus sampai sekarang saya berinovasi," ungkapnya

Dari inovasi hingga mengedukasi pasien lah, klinik kecantikannya mulai dikenal hanya dari mulut ke mulut tanpa endorse atau media sosial pada zamannya.

"Jadi, kalau ditanya bagaimana sampai detik ini Widya Aesthetic bertahan, atau saya dokter Widya bertahan adalah dari mulut ke mulut, sampai detik ini saya tidak pakai endorsement karena memang dari mulut ke mulut dan seorang pasien itu percaya saat kita memang mengedukasinya baik dan pasiennya akan melihat bagaimana sih contouring wajah dokternya, bagaimana sih skill dari dokternya, dan bagaimana passion dari dokternya tersebut, seninya," paparnya.

Kini dr. Ayu pun memiliki berbagai kemampuan untuk membuat pasien tampak memesona seperti perawatan threadlift, laser, skinbooster, filler, aging, acne, dan glowing treatment. Hingga body dan face countering. Tak hanya itu, di klinik kecantikannya, dr. Ayu mengatakan juga memiliki perawatan yang sedang tren yaitu luxury skin booster.

Selain itu, dr. Ayu juga melakukan perawatan yang sedang hits di Asia dan Eropa yaitu teknologi Mesenchymal Stem Cell (MSC). Teknologi ini membuat orang tampil lebih muda dari usia sebenarnya.

Menariknya, perawatan ini bukan hanya seseorang yang ingin terlihat memesona. Melainkan bisa juga untuk seseorang dengan penyakit seperti  pasien kencing manis, autoimmune, hingga, post kemoterapi yang tetap ingin terlihat sedap di pandang.

"Saat ini yang nge-trend adalah luxury skin booster. Itu adalah booster yang tadi saya sebutkan aman untuk pasien kencing manis, kemudian autoimmune, post kemoterapi, dan yang terakhir pengencangan tanpa botox yaitu the executive stem cell. Itu semuanya tidak ada di klinik lain karena itu memang inovasi yang saya ciptakan. The executive stemcell adalah modifikasi teknologi, jadi di luar negeri saya belajar, saya ambil lab yang ada di Indonesia alatnya ada nggak, eh ternyata ada jadi kita modifikasi," ungkapnya.

Prestasi Membanggakan

Berkat keahliannya, dr. Ayu Widyaningrum berhasil menggondol 3 penghargaan sekaligus dalam bidang yang digelutinya yaitu kecantikan. Sebelumnya, pada 2023 lalu, dr. Ayu meraih penghargaan di IMM Asia Awards di Singapura.

Kini, dirinya berhasil membawa 3 penghargaan dalam bidang kecantikan yaitu, penghargaan 'The Winner Beauty Clinic', 'Best Inspiring & Creativity Women Award 2024', dan 'Excellence Clinic Awards Customer Choice 2024'.

Terbaru dalam waktu dekat, dr. Ayu pun dinominasikan sebagai best influencer estetik dermatologi yang mewakili Indonesia di Korea Selatan.

"Saya mendapatkan dukungan dari masyarakat Indonesia untuk memenangkan nominasi tersebut menjadi salah satu dokter yang terbaik di dunia ya. Even nominasi ini adalah membuat suatu kebanggaan tersendiri bahwa dokter-dokter Indonesia ternyata ada yang talent atau mempunyai intelektual yang bagus dan skill dan menjadikan suatu dokter Indonesia lebih bersemangat untuk berkompetisi untuk meningkatkan kualitas," ungkapnya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading