Sukses

Health

Mengganggu Pencernaan, Berikut 4 Minuman yang Tidak Dianjurkan Dikonsumsi Setelah Makan

Fimela.com, Jakarta Momen menyantap makanan mulai dari sarapan hingga makan malam memang akan selalu dilengkapi dengan minuman penutup. Baik untuk melepas dahaga setelah makan besar, atau menjadi pemanis yang melengkapi cita rasa makanan utama. Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan minum setelah makan ini ternyata tidak sesederhana yang kita kira?

Sahabat Fimela, perut kita memiliki mekanisme pencernaan yang kompleks. Melansir dari healthline.com, ketika kita makan, tubuh akan bekerja keras untuk memecah makanan menjadi nutrisi yang dapat diserap. konsumsi minuman setelah makan dapat mempengaruhi proses pencernaan ini. 

Jika kita langsung mengonsumsi minuman tertentu saat lambung bekerja keras setelah makan, tentu bisa mengganggu proses pencernaan ini. Lantas, minuman apa saja ya yang tidak dianjurkan diminum setelah makan?

1. Kopi

Meminum secangkir kopi di pagi hari memang sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Adanya kafein dalam kopi yang dapat meningkatkan energi seringkali menemani permulaan hari. Namun, pada waktu makan, konsumsi kopi  yang terlalu dekat dapat mengganggu penyerapan zat besi. Zat tanin dalam kopi dapat mengikat zat besi, sehingga tubuh sulit menyerapnya. Karena itu, kopi hanya boleh dikonsumsi setelah satu jam setelah makan.

2. Teh

Selain kopi, teh juga menjadi salah satu minuman yang menemani waktu pagi atau bersantai. Teh memang dikenal sebagai minuman sehat yang kaya akan antioksidan. Namun, sama seperti kopi, kandungan tanin pada teh juga dapat menghambat penyerapan zat besi. Cobalah untuk menghindari meminum teh dekat dengan waktu makan. Berikan jeda setidaknya satu jam antara waktu makan dan minum teh.

3. Susu

Susu memang bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap sehat. Namun, untuk membersamai makan besar, susu mengandung nutrisi tinggi yang bisa sulit dicerna oleh tubuh. Sahabat Fimela, meminum susu setelah makan ternyata tidak selalu dianjurkan. Lemak dalam susu dapat memperlambat pencernaan makanan, dan kalsiumnya dapat mengikat zat besi sehingga tubuh sulit menyerapnya. Sebaiknya, sahabat Fimela meminum susu  saat perut kosong atau sebelum tidur untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

4. Soda

Minuman segar terasa tepat sekali untuk membersamai makan siang yang membutuhkan kesegaran. Es soda yang menyegarkan sering menjadi pilihan saat makan besar bersama. Dibalik kesegarannya, perlu kita ketahui, soda mengandung banyak gula dan karbonasi yang dapat mengganggu sistem pencernaan. Kebiasaan minum soda setelah makan bisa mempengaruhi kesehatan pencernaan kita. Selain itu, asam dalam soda juga bisa mengiritasi lapisan lambung yang menyebabkan kembung. 

Minuman-minuman yang biasa kita pilih setelah makan memang memiliki kenikmatan tersendiri. Namun, untuk menjaga kesehatan kita, pemilihan minuman yang tepat setelah makan menjadi sangat penting. Yuk, kita hindari konsumsi kopi, teh, susu, dan soda terlalu yang terlalu banyak atau terlalu dekat dengan waktu makan. Sebaiknya, kita utamakan untuk memilih air putih sebagai minuman setelah makan.

Penulis: Nadya Aufia

#Unlocking the Limitless

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading