Sukses

Food

Menu Takjil Sehat untuk Diet, Berbuka dengan Dessert Rendah Kalori

Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, berbuka puasa menjadi momen yang paling dinantikan oleh siapapun pada bulan Ramadhan. Sajian aneka takjil seperti gorengan, biji salak, kolak pisang, hingga es buah segar kerap kali menjadi primadona saat berbuka. Namun penyajian takjil yang terlihat tempting, terkadang membuat kita menjadi "lapar mata" dan lupa untuk mengontrol apa yang masuk ke perut kita.

Padahal, takjil yang biasa disajikan saat berbuka memiliki kalori yang cukup tinggi, lho, sahabat Fimela. Jadi meskipun kita telah berpuasa selama lebih dari 12 jam, namun berat badan kita tak kunjung turun akibat menyantap makanan berkalori tinggi terlalu banyak. Bagi sahabat Fimela yang ingin tetap menjaga berat badan selama puasa, tentunya pilih takjil sehat yang lebih rendah kalori, ya!

Melalui artikel ini, sahabat Fimela akan mengetahui menu takjil sehat apa saja yang cocok untuk menjaga berat badan selama puasa, melansir dari beberapa sumber, salah satunya dari feelgoodfoodie.net.

1. Berbuka dengan Chia Seed Pudding: Dessert 3 Bahan yang Mengenyangkan

Menu takjil sehat pertama adalah chia seed pudding. Selain rendah kalori, dessert ini juga mengenyangkan, lho, sahabat Fimela. Hal ini karena chia seed kaya akan serat yang dapat sekaligus membantu memperlancar pencernaan, serta omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan kulit. Chia seed juga dapat membantu mengontrol nafsu makan, sehingga cocok untuk kamu yang sedang menjalani diet saat puasa. Melansir dari feelgoodfoodie.net, begini cara mudah membuat chia seed pudding:

  1. Campurkan 2-3 sendok makan chia seed dengan 1 cangkir susu almond
  2. Tambahkan 1 sendok teh madu
  3. Aduk hingga tercampur rata, lalu diamkan di kulkas semalaman agar chia seed mengembang
  4. Mendekati waktu berbuka puasa, siapkan chia seed pudding yang sudah ditaruh di kulkas semalaman, lalu tambahkan topping sesuai selera (buah-buahan, kacang almond, granola, atau topping sehat lainnya)

 

2. Salad Buah Yogurt yang Sehat dan Menyegarkan

Menu berikutnya adalah salad buah yogurt. Menu satu ini cocok untuk dijadikan sebagai takjil berbuka karena kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Pastikan sahabat Fimela memilih buah-buahan rendah kalori seperti apel, pepaya, semangka, dan stroberi. Serta tambahkan yogurt plain untuk memberikan tekstur creamy, sekaligus menambah kandungan probiotik yang baik untuk pencernaan. Yuk, simak cara membuat salad buah yogurt yang cukup mudah ini:

  1. Potong buah-buahan segar rendah kalori seperti apel, pepaya, semangka, dan stroberi (sahabat Fimela juga bisa menambahkan buah-buahan lain sesuai selera)
  2. Campurkan buah-buahan dengan yogurt plain rendah lemak
  3. Tambahkan perasan lemon atau sedikit madu sebagai pemanis alami pengganti gula

3. Roti Gandum Alpukat: Takjil Simple yang Nikmat

Referensi menu takjil sehat terakhir adalah roti gandum panggang yang dibalut dengan potongan alpukat segar. Dikatakan sehat sebab roti gandum merupakan sumber karbohidrat kompleks yang lebih sehat dibandingkan dengan roti putih. Dipadukan dengan alpukat yang kaya lemak sehat, roti gandum dengan alpukat bisa menjadi pilihan takjil yang menyehatkan dan rendah kalori. Berikut cara membuatnya:

  1. Panggang roti gandum menggunakan sedikit butter (sahabat Fimela juga dapat langsung memanggang roti tanpa harus menggunakan butter)
  2. Potong alpukat segar dan sedikit dihancurkan (jika mau), lalu oleskan di atas roti gandum
  3. Tambahkan sedikit garam dan merica untuk memberi rasa, sahabat Fimela juga bisa menambahkan tomat atau selada sebagai topping

Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Buka Puasa

Sahabat Fimela, saat berbuka puasa sebaiknya hindari atau batasi konsumsi makanan manis, gorengan, hidangan berkuah santan yang gurih, dan makanan yang mengandung banyak lemak. Gorengan mengandung lemak trans dan lemak jenuh yang sulit dicerna tubuh, yang dapat meningkatkan risiko masalah pencernaan. Tak hanya itu, kedua jenis lemak tersebut juga dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.

Selain itu, penting untuk mengurangi konsumsi garam selama berpuasa. Karena tubuh tidak menerima cairan sejak subuh hingga petang, makanan yang tinggi garam dapat menyebabkan dehidrasi, di mana tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kadar natrium dalam tubuh menjadi lebih tinggi. Dengan memilih takjil sehat yang tepat dan memastikan kebutuhan gizi harian tetap seimbang, tubuh kita akan tetap terjaga dan mampu menjalani ibadah dengan optimal.

Beberapa menu takjil sehat di atas dapat dipraktikan oleh sahabat Fimela untuk tetap menjaga berat badan pada saat puasa. Jadi, tertarik untuk membuat menu yang mana?

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading