Fimela.com, Jakarta Pengobatan kanker payudara sering kali membawa efek samping yang cukup berat bagi pasien. Berbagai jenis pengobatan kanker, seperti kemoterapi, radiasi, atau terapi hormon, dapat memengaruhi kondisi fisik dan mental. Untuk membantu Anda atau orang terdekat yang sedang menjalani pengobatan kanker ini, berikut adalah beberapa tips mengelola efek samping yang umum terjadi pada pengobatan kanker payudara.
Kelelahan adalah salah satu efek samping yang paling sering dialami pasien kanker payudara. Untuk mengurangi rasa lelah akibat pengobatan kanker, usahakan untuk beristirahat secara teratur dan mengatur waktu aktivitas sehari-hari. Jangan ragu untuk meminta bantuan keluarga atau teman dalam melakukan pekerjaan rumah atau tugas harian, agar Anda bisa beristirahat lebih banyak dan menghemat energi untuk proses penyembuhan kanker.
Selain istirahat, menjaga pola makan sehat juga penting untuk mengurangi kelelahan akibat kanker. Pastikan tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, terutama makanan yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral, guna mendukung perlawanan tubuh terhadap kanker. Konsumsi makanan bergizi dapat membantu mempercepat proses pemulihan dari pengobatan kanker dan menjaga energi tubuh.
Advertisement
Menurut Healthline, melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga juga bisa membantu mengurangi rasa lelah yang sering muncul selama pengobatan kanker. Meskipun tubuh terasa lemah karena kanker, aktivitas fisik ringan bisa membantu meningkatkan energi secara bertahap dan membuat tubuh merasa lebih segar.
Advertisement
Mengurangi Mual dan Kehilangan Nafsu Makan
Mual dan hilangnya nafsu makan adalah efek samping yang sering dialami akibat kemoterapi. Untuk mengatasi mual, cobalah makan dalam porsi kecil namun sering. Mengonsumsi makanan dalam porsi besar bisa memicu mual, jadi cobalah makan 5-6 kali sehari dengan porsi yang lebih kecil agar tubuh tetap mendapatkan asupan nutrisi.
Menghindari makanan berlemak, pedas, atau bersifat asam juga bisa membantu mengurangi rasa mual. Selain itu, minum jahe hangat atau teh herbal bisa menjadi solusi alami untuk meredakan mual. Beberapa pasien juga merasa terbantu dengan mengonsumsi minuman beraroma mint atau lemon yang dapat menyegarkan.
Sumber dari National Breast Cancer Foundation menyarankan untuk tetap minum air yang cukup, terutama jika mual menyebabkan dehidrasi. Mengelola asupan cairan dapat membantu tubuh tetap terhidrasi dan mengurangi gejala mual yang mengganggu.
Menjaga Kulit dan Rambut Tetap Sehat
Kulit dan rambut bisa mengalami perubahan drastis selama pengobatan kanker payudara. Kulit sering menjadi lebih kering, iritasi, atau kemerahan akibat radiasi. Untuk menjaga kesehatan kulit, pilihlah produk perawatan kulit yang lembut dan bebas pewangi. Gunakan pelembap setiap hari dan hindari paparan sinar matahari langsung.
Kerontokan rambut juga umum terjadi, terutama akibat kemoterapi. Untuk merawat rambut yang rontok, gunakan sampo yang lembut dan hindari penggunaan alat styling yang panas. Beberapa orang memilih untuk memakai scarf atau topi agar merasa lebih nyaman.
Healthline menyarankan untuk menjaga kelembapan kulit dan rambut agar tetap terhidrasi dan terawat. Merawat kulit dan rambut tidak hanya membantu dari segi fisik tetapi juga mendukung rasa percaya diri, yang sangat penting dalam proses pemulihan terapkan beberapa tips ini, pasien kanker payudara bisa lebih siap menghadapi efek samping yang muncul selama pengobatan. Dukungan dari keluarga dan teman juga sangat membantu dalam mengurangi tekanan fisik dan emosional yang mungkin dialami.
Penulis: Azura Puan Khalisa
#Unlocking the Limitless