Sukses

Lifestyle

48 Jam di Jeddah, Cara Asik Menjelajah Kota Pintu Gerbang Mekkah

Fimela.com, Jakarta Kota Jeddah, yang dikenal sebagai gerbang menuju Laut Merah Saudi, memiliki garis pantai sepanjang 1.800 km yang masih alami dan menjadi destinasi bagi para pencinta petualangan serta pengalaman budaya yang unik. Kota ini terbagi menjadi tiga zona khas yang menawarkan pesona tersendiri. Sebagai pusat kosmopolitan yang dinamis, Jeddah juga menjadi rumah bagi berbagai acara internasional bergengsi, seperti Red Sea International Film Festival, the Islamic Arts Biennale, dan the Saudi Arabian Grand Prix, yang semakin memperkaya lanskap seni dan budayanya yang berkembang pesat.

Red Sea International Film Festival diadakan di jantung Al Balad, Historic Jeddah, menawarkan pengalaman visual yang spektakuler, baik di layar maupun di lingkungan sekitarnya. Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, kawasan ini mencerminkan perpaduan antara masa lalu dan masa kini Arab Saudi, di mana tradisi bertemu dengan modernitas, menghadirkan esensi sejati budaya Arab. Di balik gemerlapnya acara, Jeddah juga menyajikan keramahan khas Saudi – Saudi Welcome – yang menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman berkunjung ke kota ini.

Perhelatan keempat Red Sea International Film Festival (RSIFF) baru saja mencatat tahun tersuksesnya, dengan 6.773 tamu terakreditasi dan lebih dari 30.000 tiket terjual untuk pemutaran film serta sesi In Conversation. Festival ini menyajikan perpaduan budaya, hiburan, dan kuliner kelas dunia yang semakin meriah dengan kehadiran bintang internasional seperti Vin Diesel, Will Smith, Sarah Jessica Parker, Aamir Khan, Priyanka Chopra Jonas, Kareena Kapoor, dan masih banyak lagi. Acara berskala global ini semakin memperkuat daya tarik Jeddah sebagai kota yang dinamis dan penuh kemewahan.

Baik untuk wisatawan yang kembali berkunjung maupun yang baru pertama kali menjelajahi Jeddah, berikut panduan eksplorasi kota yang memikat ini hanya dalam waktu dua hari.

Hari ke-1: Menyelami Sejarah dan Seni

Mulailah petualangan di Al Balad, pusat bersejarah Jeddah yang memikat dengan bangunan batu karangnya yang indah dan arsitektur tradisional khas, termasuk pintu-pintu berukiran rumit serta balkon roshan. Saat menyusuri jalan-jalan berliku di kawasan ini, wisatawan akan menemukan jejak sejarah Jeddah sebagai pelabuhan utama bagi para pedagang di sepanjang Samudra Hindia. Nikmati atmosfer ramai dan kunjungi Historic Nights Rooftop Cafe untuk bersantai sambil menikmati koleksi barang antik lokal.

Jangan lewatkan Bait Nassif, rumah tradisional yang kini menjadi museum untuk mempelajari sejarah kota ini. Wisatawan juga dapat menjelajahi Souk Al Alawi, pasar tertua di Jeddah, yang menawarkan berbagai pilihan seperti parfum Arab, produk kulit, perhiasan, dan kerajinan tradisional. Untuk pengalaman lebih mendalam, tersedia tur berpemandu yang siap membantu dalam menelusuri kawasan ini.

Selanjutnya, kunjungi TeamLab Borderless Jeddah, sebuah pameran seni digital imersif pertama di Timur Tengah. Di sini, wisatawan akan diajak ke dunia seni tanpa batas, di mana setiap langkah membawa pengalaman visual baru yang menggabungkan kreativitas dengan teknologi modern.

Hari ke-2: Hiburan dan Relaksasi

Awali pagi dengan menikmati sarapan khas di Masoub Nassib, yang terkenal dengan masoub – sajian berbahan dasar pisang, roti, dan krim. Bagi yang menginginkan suasana lebih modern, Social Bakery menawarkan kopi segar dan aneka roti dengan sentuhan kontemporer.

Habiskan waktu di Corniche untuk menikmati pemandangan Laut Merah Saudi yang memukau. Bagi yang menyukai petualangan, snorkeling atau menyelam dapat menjadi pilihan menarik untuk menjelajahi kehidupan bawah laut. Jika lebih ingin bersantai, kunjungi salah satu pantai asri Jeddah.

Untuk makan siang, kunjungi Samia’s Dish (صحن ساميه), yang menawarkan berbagai hidangan lezat dalam suasana menawan. Jika ingin menikmati kuliner khas Jeddah, restoran Al Bassali yang telah berdiri sejak 1949 menyajikan hidangan laut segar, termasuk fried Najil yang terkenal dengan dagingnya yang lembut. Tempat ini juga menjadi langganan berbagai selebritas, dengan foto-foto mereka yang terpajang di dinding restoran.

Mencicipi Makanan Lezat Hingga Cooking Class

Jika masih memiliki waktu, wisatawan dapat merasakan pengalaman kuliner lebih mendalam dengan mengikuti kelas memasak di Nassif House Museum. Kelas ini menggabungkan eksplorasi sejarah dan budaya, dimulai dengan tur berpemandu di Al Balad, dilanjutkan dengan kunjungan ke penjual rempah-rempah lokal, hingga sesi memasak hidangan autentik di bawah bimbingan koki berpengalaman.

Sebagai penutup, nikmati makan malam di Twina, salah satu restoran hidangan laut terbaik di Jeddah, yang menyajikan menu istimewa dengan resep turun-temurun. Suasana restoran yang chic dengan lounge bergaya kontemporer menciptakan pengalaman bersantap yang tak terlupakan.

Rekomendasi Tempat Menginap

Bagi wisatawan yang mencari pemandangan kota terbaik, Shangri-La Jeddah adalah pilihan ideal. Hotel ini menawarkan kamar dengan jendela dari lantai ke langit-langit dan balkon pribadi yang menyajikan panorama kota dan Laut Merah Saudi. Untuk pecinta seni, Shada Hotel dan Assila adalah pilihan sempurna. Shada Hotel merupakan hotel butik yang berkolaborasi dengan seniman lokal untuk menciptakan desain unik yang berakar pada budaya Saudi, sementara Assila memiliki lebih dari 2.000 karya seni asli oleh seniman Saudi, menjadikannya tempat menginap yang penuh inspirasi seni. Sementara itu, bagi mereka yang menginginkan pengalaman menginap dengan pemandangan laut, The Jeddah EDITION menawarkan kemewahan di tepi Jeddah Waterfront. Hotel ini memiliki 63 kamar, termasuk 11 suite, serta fasilitas eksklusif seperti restoran, bar, kolam renang, dan rooftop dengan pemandangan spektakuler.

Perjalanan ke Jeddah Kini Lebih Mudah

Dengan semakin banyaknya pilihan penerbangan, perjalanan ke Jeddah kini lebih mudah dari sebelumnya. Flydubai kini menyediakan dua penerbangan per minggu dari Dubai ke Bandara Internasional Laut Merah. Wisatawan dari Indonesia dapat menikmati penerbangan langsung ke Arab Saudi melalui Garuda Indonesia, Saudia Airlines, dan Lion Air. Selain itu, Visa Transit memungkinkan wisatawan yang terbang dengan Saudia dan Flynas untuk menikmati hingga 96 jam di Saudi.

Untuk kenyamanan wisatawan, Visit Saudi menyediakan portal bantuan wisata 24/7 (hubungi 930) bagi yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau bantuan selama perjalanan mereka ke Saudi. Jeddah menanti untuk dijelajahi – kota yang memadukan sejarah, budaya, hiburan, dan keramahan yang khas dalam satu pengalaman tak terlupakan.

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading